Oktober 18, 2009

CONTOH DDL DAN DML DALAM SISTEM BASIS DATA

Structured Query Language (SQL)
Sturctured Query Language digunakan untuk berkomunikasi dengan database. Berdasarkan ANSI (American National Standards Institute) SQL menjadi bahasa standart untuk berhubungan dengan DBMS. Perintah – perintah SQL digunakan untuk berbagai macam tujuan seperti merubah data, menghapus data atau menambah data pada database. Banyak DBMS yang menggunakan perintah – perintah SQL diantaranya adalah Oracle, Sybase, Ingres, MySQL dan lain – lain.
Pada SQL terdapat DDL dan DML. Data Definition Language (DDL) adalah perintah yang digunakan untuk mendefinisikan suatu database. Perintah-perintah yang termasuk dalam DDL adalah CREATE, DROP, ALTER. Data Manipulation Language (DML) adalah perintah-perintah yang digunakan untuk memanipulasi data pada suatu tabel. Perintah-perintah yang termasuk dalam DML adalah SELECT, UPDATE, DELETE, INSERT.

Pengertian Query dan Structure Query Language ( SQL )
Query adalah perintah-perintah untuk mengakses data pada sistem basis data
SQL adalah bahasa query baku untuk DBMS. SQL diambil sebagai bakuan sejak tahun 1992.
Awalnya diterapkan pada DBMS besar seperti Oracle dan Informix, sekarang juga pada DBMS berbasis PC seperti dBASE, FoxPro, Ms Access dll.
SQL bersifat sebagai bahasa tingkat tinggi (high level). Pemakai hanya menyebutkan hasil yang diinginkan dan optimasi pelaksanaan query dilakukan oleh DBMS.
SQL dapat disisipkan ke bahasa pemrograman yang lain seperti C, Pascal, Cobol, Java, PHP, ASP, dll. Bahasa SQL terbagi dalam dua bagian besar, yaitu: DDL (Data Definition Language) dan DML (Data Manipulation Language)
DDL mendefinisikan struktur basis data, seperti pembuatan basis data, pembuatan tabel dsbnya. Contoh: CREATE DATABASE dan CREATE TABLE.
DML merupakan bagian untuk memanipulasi basis data seperti: pengaksesan data, penghapusan, penambahan dan pengubahan data. DML juga dapat digunakan untuk melakukan komputasi data. Contoh: INSERT,DELETE, dan UPDATE.

1. Data Definition Language ( DDL )
- Perintah SQL untuk definisi data:
- CREATE untuk membentuk basis data, table atau index
- ALTER untuk mengubah struktur table
- DROP untuk menghapus basis data, table atau index

- CREATE TABLE – Membuat tabel
- CREATE INDEX – Membuat index
- ALTER TABLE – Mengubah struktur tabel
- DROP TABLE – Menghapus tabel
- DROP INDEX – Menghapus index
- GRANT – Memberikan hak akses
- REVOKE – Menghapus hak akses

Gambar 1. Contoh create database

Gambar 2. Contoh create tabel

Gambar 3. Contoh create tabel

2.Data Manipulation Languange ( DML )
- Bahasa untuk mengakses basis data
- Bahasa untuk mengolah basis data
- Bahasa untuk memanggil fungsi-fungsi agregasi
- Bahasa untuk melakukan query
- Jenis-jenis query:
· Sederhana
· Join
· Bertingkat ( Nested Query )

Contoh : Skema Model Relasi Antar Tabel Toko Kaset

Gambar 4. Contoh create query

Gambar 5. Contoh insert,delete pada office acces

SELECT           = Menampilkan record dari tabel atau view
INSERT           =Menyisipkan record ke dalam tabel
UPDATE         =Menghapus record dari tabel
DELETE          =Menghapus record dari tabel
COMMIT         =Menuliskan perubahan ke dalam disk
ROLLBACK    =Membatalkan perubahan yang dilakukan setelah perintah COMMIT terakhir

September 15, 2009

Peran ICT dalam Pengembangan Pendidikan Tinggi di Indonesia

Memasuki  milenium  ketiga  peran  teknologi  informasi  dan  komunikasi  dalam  berbagai  aspek
kehidupan kita menjadi sangat vital. Menyadari pentingnya TIK dalam pengembangan pendidikan
tinggi  di  Indonesia,  pada  tahun  2006 Dikti membangun  jejaring  tulang  punggung TIK  perguruan
tinggi  INHERENT  (Indonesia  Higher  Education  &  Research  Network).  Tahun  2008  jejaring
tersebut  telah  menghubungkan  203  PTN  dan  PTS  di  seluruh  Indonesia.  Tujuan  utama
pengembangan  INHERENT  adalah  untuk  meningkatkan  mutu  dan  akses  pendidikan  tinggi  di
Indonesia  melalui  pemanfaatan  TIK  untuk  menunjang  kegiatan  tri  dharma  dan  pengelolaan
perguruan  tinggi. Melalui  keterhubungan maya  INHERENT  diharapkan  akan  terjadi  penggunaan
sumberdaya  bersama  (resource  sharing),  baik  sumberdaya  informasi,  sumberdaya  pembelajaran,
sumberdaya komputasi, maupun sumberdaya manusia. Prinsip yang digunakan dalam pemanfaatan
jejaring  INHERENT  adalah  open  source  dan  open  access  sehingga  mendorong  kolaborasi  dan
menekan  biaya  investasi maupun  operasi. Pengembangan TIK  untuk  pendidikan  tinggi  diarahkan
pada  pengembangan  aplikasi  dan  pengembangan  bahan  ajar  digital  untuk  bisa  dimanfaatkan
bersama antar perguruan  tinggi. Melalui widya  tele wicara  (video  tele conference), dimungkinkan
terjadinya kuliah bersama dan pembelajaran antar perguruan tinggi secara sangat efisien dan murah.
Pengayaan pembelajaran melalui e-learning, blended learning, dilakukan secara waktu nyata (real-
time, synchronous) maupun waktu maya (asynchronous). Berbagi sumberdaya media pembelajaran
digital  dilakukan  dalam  bentuk  e-journal,  e-book  yang  bersumber  dari  luar  maupun  yang
dikembangkan  oleh  perguruan  tinggi  sendiri.  Diharapkan  pengembangan  TIK  akan  menyiapkan
lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan abad 21 di mana melek TIK menjadi syarat minimum
memasuki dunia kerja. Pada bulan Desember 2007 dilakukan penggandengan jejaring INHERENT
dengan  jejaring GDLN  (Global Development  Learning  Network)  sehingga  perguruan  tinggi  dari
seluruh  pelosok  tanah  air  terhubung  ke  pusat-pusat  pembelajaran  dunia  dan  sebaliknya. Dengan
demikian pengembangan TIK juga membantu perguruan tinggi untuk melakukan internasionalisasi.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.